Situasi Wabah, Jamaah Diingatkan Tingkatkan Berbagai Perbuatan Kebajikan

Laporan Khairul Boangmanalu, Subulussalam

0 34

SUBULUSSALAM, Aceh: Dalam situasi wabah yang masih melanda negeri ini, ratusan jamaah Shalat Idul Adha 1442 H/2021 M diingatkan untuk senantiasa membekali diri dengan meningkatkan frekuensi ibadah dan amal kebajikan pada setiap waktu atau momen apapun.

Drs. Bambang, Chairuddin, MPd, Pimpinan Pondok Pesantren Dayah Modern Terpadu (DMT) Subulussalam, Desa Jontor mengingatkan itu melalui khutbahnya pada Khutbah Idul Adha di Masjid Al Iman, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Selasa 20 Juli 2021.

Mematuhi anjuran pemerintah, singkat menyampaikan khutbah Id, Bambang kisahkan sejarah mula dianjurkan berkurban oleh Allah kepada Nabi Ibrahim AS.

Diuraikan, tiga malam berturut mimpi Nabi Ibrahim AS harus menyembelih anaknya Nabi Ismail AS nyaris telah menimbulkan berbagai persoalan bagi Nabi Ibrahim. Lalu, saat mimpi tersebut diceritakan kepada sang anak, Nabi Ismail AS menyetujui dengan penuh keikhlasan karena dia yakini sebagai perintah Allah. Motivasi dan keikhlasan Nabi Ismail itu semakin meneguhkan hati Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS, sesuai perintah Allah SWT.

“Saat pisau diletakkan di atas leher anaknya untuk disembelih, Allah ganti Ismail dengan seekor hewan kurban,” jelas Bambang, pastikan keikhlasan Ibrahim dan Ismail menjadi salah satu iktibar kepada umat bahwa dalam semua aktivitas kehidupan, setiap orang harus rela berkurban untuk mendapat ridha Allah SWT.

Ditegaskan, kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail bukan dongeng sehingga wajib diyakini kebenarannya. Sebagai iktibar, kerelaan berkurban pada setiap aspek kehidupan untuk kebaikan demi mencapai kejayaan dan kebahagiaan harus dilakukan setiap muslim, termasuk melepaskan diri dari hal-hal yang tidak disukai Allah.

“Lepaskan sifat yang tidak diridhai Allah, suasana wabah yang masih melanda jangan lalai beribadah, berbekallah untuk akhirat kita,” pesan Bambang pada shalat Id diimami Khairul Boangmanalu di sana.

Sembelih 35 Ekor Kurban

Usai menunaikan Shalat Idul Adha yang dirangkai berbuka, makan bersama dengan para santri, keluarga besar DMT Subulussalam dan sejumlah warga Desa Jontor di Ponpes DMT itu, Bambang menyembelih 35 ekor hewan kurban.

“Delapan sapi, enam diantaranya dari ACT (baca: Aceh Cepat Tanggap) dan 27 ekor kambing,” rinci Bambang, pastikan daging kurban di sana dibagikan kepada warga setempat, desa tetangga di Kab. Pakpak Bharat serta di titik perbatasan, seperti di Lae Ikan, Sepadan dan Aceh Singkil.

Diketahui, pada setiap momen Idul Adha, Ponpes DMT Subulussalam selalu melakukan penyembelihan puluhan ekor sapi dan kambing yang dibagikan untuk santri dan kaum muslimin di sekitar pesantren itu hingga beberapa desa terdekat.

Sementara di Masjid Al Iman, Jontor disembelih seekor sapi kurban PT Laot Bangko yang disalurkan oleh Pemko Subulussalam.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More