Tintarakyat.com Peduli Covid 19, Berharap Pemerintah Juga Sedemikian

0 10

Padang – Redaksi Media Tintarakyat.com bagikan masker di berbagai titik tempat umum di Kota Padang, Kamis (28/4/20). Dalam rangka peduli wabah Covid 19 yang melanda dunia dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat, sejak 22 April lalu.

Pemimpin Umum Media Tintarakyat.com (TRC), Willy Andrean mengungkapkan bantuan beberapa dus masker yang disalurkan tersebut, berasal dari pemberian pengusaha tekstil Raffa milik Muhammad Fadil dan Aria Jaya Jeans, milik Lara Melita di Cipulir, Jakarta.

“Terimakasih atas bantuan yang dipercayakan kepada media Tintarakyat.com sebagai penyalurnya. Semoga menjadi berkah bagi kita semua,” ungkap Willy di lapangan.

Willy Andrean juga menyebutkan, lokasi terbanyak pembagian masker di area zona merah di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Selanjutnya, Afriyasmon yang juga ikut mensukseskan kegiatan pembagian masker tersebut merasa senang karena telah ikut bersinergi bersama Media Tintarakyat.com dalam hal bantuan sosial itu.

“Terimakasih atas semangat team TRC yang telah mendistribusikan bantuan ini kepada masyarakat Kota Padang,” ujar Afriyasmon yang akrab disapa Yasmon.

Yasmon menambahkan, kegiatan ini perlu dirutinkan oleh semua elemen yang berkompeten dalam berbagi di tengah tengah wabah Covid 19 yang mendunia ini.

Masih di tempat yang sama, Ketua Karang Taruna Pasia Nan Tigo, Muhammad Yani turut menyampaikan rasa terimakasih dan beberapa pesan kepada pemerintah akan situasi berat saat ini.

“Saya berterimakasih kepada awak media yang menyalurkan bantuan. Namun saya kecewa terhadap bantuan pemerintah yang hingga kini belum diturunkan, padahal PSBB sudah diterapkan di Sumatera Barat, ” papar Yani.

Muhammad Yani menghimbau kepada pemerintah daerah, khususnya Pemko Padang agar segera merealisasikan bantuan kepada masyarakat.

” Situasi sudah kritis. Rakyat bisa sekarat, bisa kelaparan. Pemerintah harus segerakan bantuan, kapan perlu dana yang ada di khas daerah silahkan dipakai dulu menjelang dana dari pusat turun. Jangan terlalu rumit soal pendataan dan administrasi, ini wabah dan ini bencana. Tolong mengertilah, jangan menjadi tuli,” pungkas Yani dengan tegas mengakhiri.

(Reza Hamzah)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!