Terima SK Kepengurusan, DPP PKB Minta DPC se-Sulut Segera Tancap Gas

0 35

MANADO – Jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se- Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi menerima surat keputusan (SK) kepengurusan baru dari Dewan Pengurus Pusat (DPP). Dengan keluarnya SK kepengurusan yang baru, DPC PKB se-Sulut diminta untuk langsung tancap gas melakukan upaya-upaya pemenangan dalam menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Ketua DPW PKB Sulut Luqman Hakim mengatakan, dari empat penjuru mata angin di Indonesia, hanya wilayah Sulut saja yang belum bisa mengirimkan wakilnya dari PKB ke Senayan. Hal ini menjadi motivasi tersendiri dan pelecut bagi DPW PKB Sulut untuk bekerja keras mendongkrak perolehan suara pada Pemilu 2024 mendatang.

”Kita harus bisa memastikan 2024 bisa mengirimkan satu kursi dari Sulawesi Utara ke Senayan. Bagaimana caranya? Kita akan berusaha memastikan, mengembangkan PKB di Sulawesi Utara ini sebagai partai terbuka, pluralis yang berisi seluruh elemen kebangsaan di Sulawesi Utara yang berbeda-beda latar belakang, etniknya, agamanya, sukunya,” kata Luqman Hakim di sela acara Penyerahan SK dan Komitmen Kerja Ketua DPC PKB se-Sulut di Kota Manado, Sabtu (26/6/2021).

Menurutnya, keberagaman yang ada di Sulawesi Utara merupakan potret keberagaman Indonesia Raya. Karena itu, dengan keterbukannya, Luqman menargetkan Sulut menjadi basis baru PKB di hari-hari ke depan. Nah, dengan menjadikan PKB sebagai basis baru perpolitikan di Sulut maka akan menjadikan PKB sebagai penyokong cita-cita PKB untuk menjadikan Gus Muhaimin sebagai Presiden 2024.

”Kita bersama akan mengupayakan, berikhtiar, berjuang keras ketua umum kita, Gus Muhaimin untuk menjadi presiden tahun 2024, dan membuat PKB semakin warna-warni dengan Indonesia. Itu juga adalah cara dan jembatan yang paling efektif untuk mengantarkan target 100 kursi PKB dan Gus Muhaimin sebagai presiden,” tuturnya.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan bahwa PKB memiliki komitmen sebagai partai politik terbuka. Hal ini terbukti di beberapa wilayah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua, PKB berhasil mengirimkan wakilnya ke Senayan.

”Sebenarnya tidak sulit jika hari ini, nanti setelah kita melakukan komitmen kerja, kita menemukan yang pas calon DPR RI dari Sulut. Kami minta DPW dan DPC untuk terus bersinergi. Kedepan, kalau kita dengan perencanaan yang matang, dengan strategi yang terukur, dan calon yang diterima masyarakat, saya yakin PKB dengan visinya, visi kebangsaan, visi kemanusiaan, dan visi kesejahteraan akan bisa diterima masyarakat Sulut,” katanya.

Menurut Gus Jazil, jika semua wilayah di Indonesia bisa mengirimkan wakilnya ke Senayan, bukan hal yang mustahil PKB bisa menjadikan kader terbaiknya, Ketua Umum Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) sebagai presiden pada Pemilu 2024 mendatang.

”Ini diperlukan kerja yang serentak. Saya harap teman-teman yang sudah mendapatkan SK untuk mensosialisaikan Gus Muhaimin sebagai capres. Kalau teman-teman di Sulut mau bekerja keras, saya yakin nama ketum kita akan semakin dikenal. Apalagi sekarang ini Ketum PKB, Gus Muhaimin sudah leading dibandingkan kandidat calon-calon presiden dari unsur ketum parpol lainnya,” kata Gus Jazil.

Dikatakan Gus Jazil, langkah mengusung Gus Muhaimin sebagai capres juga merupakan bagian dari upaya mendongkrak perolehan suara PKB kedepan. Sebab, di era pemilu serentak, parpol yang memiliki capres atau cawapres yang paling diuntungkan dari sisi elektoral.

”Sebab ada yang disebut coat-tail effect, efek ekor jas. Seperti Pemilu 2019 kemarin, parpol yang punya calon presiden, memiliki dampak kepada perolehan suara partai,” katanya.

Gus Jazil meminta semua pengurus baru, DPC-DPC di seluruh Sulut untuk bekerja ekstra keras demi kebajuan PKB kedepan.

”Yakinlah dengan kebesaran PKB bisa menjadi kebesaran Indonesia. Sejak era Reformasi, PKB belum pernah menang pemilu, tapi PKB sudah pernah memiliki Presiden (Gus Dur). Kader-kader PKB punya visi kerakyatan, punya komitmen moral. Dengan kemurnian visi, ketegasan sikap bersama rakyat, saya yakin kalau PKB 2024 akan menjadi pemenang. Jika PKB menang, wajah Indonesia akan berubah lebih baik. PKB pernah membuktikan urutan 3 bisa menjadi presiden. Ada Gus Muhaimin, ada kita semua. Kita taruh keyakinan di depan. Kita pastikan dengan kerja keras, kita semua akan menjadi pemenang, menjadi partai yang akan memimpin Indonesia,” tutur Gus Jazil yang juga Wakil Ketua MPR ini. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More