Warga India Demo Tolak Pembebasan Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan

0 363

Delhi, TintaRakyat- Ratusan warga di India menggelar demo menuntut pembatalan pembebasan 11 pelaku pemerkosaan terhadap seorang wanita muslim, Bilkis Bano di India yang dibebaskan Senin (15/08/2022) silam.

Juru kampanye hak-hak perempuan di India Shabana Azmi menyampaikan pembebasan yang dilakukan tidak dapat diterima. Apa yang terjadi pada Bilkis Bano dan keluarganya tidak bisa dibiarkan terjadi begitu saja di negaranya. Maka dari itu, bersama perempuan lainnya, Ia turut menyuarakan keadilan untuk membatalkan pembasan 11 pelaku pemerkosaan tersebut.

Tidak sampai disitu, sekitar 100 orang pegawai negeri sipil di India juga turut menyuarakan aspirasi mereka kepada ketua mahkamah agung India. Menurutnya, pembebasan pelaku pemerkosaan tersebut akan mengancam kelesamatan seluruh wanita di India, selain itu juga dapat memberikan dampak negatif terhadap keamanan wanita-wanita di India.

Sementara itu, Bilkis Bano yang merupakan korban dari pemerkosaan tersebut menyayangkan tindakan yang dilalukan oleh pemerintah. Keputusan pemerintah itu membuat kepercayaannya kepada keadilan menjadi goyah.

“Tidak ada satupun yang menjelaskan ataupun memberitahu mengenai pembebasan itu. Bagaimana keadilan bagi seorang perempuan yang seharusnya ditegakkan bisa berakhir seperti ini?,” ujarnya.

Ilustrasi pemerkosaan

Menanggapi hal itu, Raj Kumar selaku kepala menteri di Gujarat menyebutkan permohonan remisi dari 11 narapidana tersebut dikabulkan karena telah menjalani masa hukuman lebih dari 14 tahun. Pembebasan itu juga dilatarbelakangi dengan berbagai faktor, termasuk usia dan perilaku mereka selama di tahanan.

Sebelumnya, pada tahun 2002 terjadi kerusuhan besar di India. Ditengah kerusuhan tersebut, seorang wanita muslim, Bilkis Bano diperkosa oleh 11 orang pria. Kemudian pada tahun 2008 para pelaku divonis hukuman penjara seumur hidup.

Belum lama ini, 11 pria tersebut dinyatakan bebas bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan India ke-75. Hal ini tentunya memicu amarah dan respon negatif dari seluruh lapisan masyarakat.

 

Slider Ads

20220426_150049
IMG-20220810-WA0012
IMG-20220924-WA0000
20220426_150049 IMG-20220810-WA0012 IMG-20220924-WA0000

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More