PSBB JILID 2 Masyarakat Diminta Patuhi Himbauan Pemerintah

0 6

Simpang Empat,

Belum berakhirnya pandemic covid-19 di Sumbar, membuat hampir seluruh kepala daerah berkeinginan untuk memperpanjang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Saat ini Warga Sumatera Barat yang terpapar virus Covid-19 penambahan 18 kasus lagi, total covid-19 di Sumbar naik jadi 221 orang. Sehari sebelumnya positif covid-19 di Sumbar 203 kasus.

Hari ini berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) daerah provinsi Sumbar jilid pertama. Melihat perkembangan penularan Infeksi Virus Covid-19 jumlah pasien positif terus naik dan orang tanpa gejala (OTG) jumlahnya di Sumbar semakin meningkat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat memutuskan, memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 24 hari, yaitu 6 Mei 2020 hingga 29 Mei 2020. Keputusan untuk memperpanjang PSBB berdasarkan hasil rapat Gubernur Sumbar bersama bupati dan wali kota.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengistruksikan kepada Bupati Walikota SE Sumbar untuk memastikan kembali dilaksanakan penghentian sementara aktivitas setiap orang diluar rumah, meliputi :
Pelaksanaan pembelajaran di sekolah dan atau institusi pendidikan lainnya.
Aktifitas bekerja ditempat kerja, kegiatan keagamaan dirumah ibadah, kegiatan di fasilitas umum, pergerakan orang atau barang menggunakan moda transportasi.

Kedua meningkatkan efektivitas pelaksanaan perpanjangan PSBB melalui peningkatan kedisplinan dan kesadaran masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar rumah.
Peningkatan kepatuhan penerapan dan pengawasan pelaksanaan seluruh prosedur dan protokol kesehatan dalam masa pemberlakuan PSBB.
Ketegasan dalam penertiban atas pelanggaran pembelakuan PSBB didaerah masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) 24 hari kedepan sejak 6 sampai 29 Mei 2020.

Lebih lanjut H. Yulianto Bupati Pasaman Barat menyampaikan perpanjangan PSBB tersebut perlu Evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sekaligus pengambilan kesepakatan untuk memperpanjang PSBB tersebut selama 24 hari kedepan diseluruh wilayah Provinsi Sumbar” jelasnya

“Unsur Forkompinda Menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Pasaman Barat untuk mematuhi segala terkait penerapan PSBB tersebut mari kita tanamkan kesadaran diri masing-masing demi lancarnya pelaksanaan PSBB khusunya di Pasaman Barat ini, bertujuan memutus mata rantai Penyebaran Covid-19”. kata Yulianto.

“Kita akan perketat setiap posko perbatasan, selalu budayakan memakai masker dan tetap menjaga jarak serta membiasakan mencuci tangan. Mari bersama-sama kita cegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat” pesan Bupati Pasaman Barat” tutup Yulianto.

“Berdasarkan rapat kerja dengan Gubernur Sumbar bersama bupati dan walikota beberapa saat lalu maka kami juga sepakat PSBB diperpanjang 24 hari kedepan,” kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Selasa.

Ia mengatakan dengan diperpanjangnya masa PSBB maka diharapkan masyarakat dapat mematuhi aturan dan larangan selama PSBB.

Menurutnya pelaksanaan PSBB tahap pertama berakhir hari ini, Selasa (5/5). Terhadap kelemahan pelaksanaan PSBB tahap pertama ini menjadi catatan dan perbaikan untuk PSBB tahap kedua mulai Rabu (6/5) besok.

Ia menyebutkan untuk pelaksanaan PSBB tahap kedua ini pihaknya akan memperketat pengawasan di daerah perbatasan untuk meminimalisir arus lalu-lintas orang dan barang menuju Pasaman Barat.

Selain itu pihaknya juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait transaksi di pasar.

Sebab, di pasar sangat rawan terjadi kontak langsung karena transaksi keramaian terjadi antara pembeli dan penjual.

“Kita akan buat formulanya dengan dinas terkait bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pedagang agar aktifitas dibatasi. Selain itu juga akan mengatur lokasi atau jarak pedagang nantinya,” sebutnya.

Pihaknya juga segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.

“Beberapa waktu lalu petugas memverifikasi data masyarakat yang terdampak COVID-19,” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk menjaga jarak, memakai masker dan sering cuci tangan pakai sabun untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

Hingg saat ini baru satu orang warga Pasaman Barat yang positif COVID-19 dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Unand Padang.

(Dodi Ifanda)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!