Ada 35 Kasus Kecelakaan Sejak Tol Pekanbaru-Dumai Beroperasi

0 3

Riau.Tintarakyat.com — Pekanbaru-Dumai

Kepolisian Daerah Riau menyatakan sudah puluhan kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Tol Pekanbaru-Dumai, sejak ruas tol Trans Sumatera itu beroperasi pada September 2020.

“Sejak dibuka akhir September hingga kini, sudah terjadi 35 kali kasus kecelakaan dengan berbagai kronologis. Di antaranya bulan Oktober ada 11 kasus, November 14 kasus, dan bulan Desember hingga kini ada 10 kali kasus kecelakaan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Pekanbaru.

Ia menjelaskan dari 35 kasus tersebut korban yang mengalami luka ringan ada 13 orang. Kemudian korban yang luka berat ada lima orang, dan korban meninggal dunia sudah ada empat orang. Penyebab kecelakaan lalu lintas, menurutnya ada berbagai macam penyebab, mulai dari pecah ban dan yang paling banyak akibat kelalaian pengemudi.

“Ada penyebabnya pecah ban, beberapa akibat ‘human error’ karena kurang kehati-hatian dan kurang waspada pengendara,” tutur Sunarto.

Sementara itu, PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mencatat 80.978 kendaraan telah melintas di jalan tol tersebut pada hari pertama libur Natal dan Tahun Baru 2020/2021.

Direktur Operasi I Hutama Karya Suroto mengatakan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) kendaraan yang melintas di JTTS mengalami peningkatan hingga 40 persen dibanding kondisi normal.

“Jumlah LHR di momen Natal-Tahun Baru ini mengalami kenaikan 22.987 kendaraan dari 57.991 kendaraan LHR normal sebelum Natal-Tahun Baru, menjadi 80.978 kendaraan. Adapun ruas tol di JTTS yang menyumbang LHR tertinggi yakni Tol Bakter dengan jumlah LHR sebanyak 39.174 kendaraan,” kata Suroto, Jakarta, Kamis (24/12).

Angka tersebut merupakan akumulasi LHR kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan di ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, GT Terbanggi Besar di ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung, GT Palembang di ruas Palembang – Indralaya, GT Pekanbaru di ruas Pekanbaru – Dumai, dan GT Blang Bintang di ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 4 pada hari Rabu (23/12).

Suroto menyampaikan jika dibanding dengan momen yang sama pada tahun lalu, LHR di seluruh ruas tol Hutama Karya khususnya di JTTS mengalami penurunan.

“Di tahun ini Hutama Karya juga telah mengoperasikan 2 ruas tol baru di Aceh dan Riau. Oleh karena itu meski masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, Hutama Karya tetap dapat menjaga tren peningkatan LHR kendaraan yang melintas. Kami melihat puncak kendaraan yang melintas adalah hari ini Kamis (24/12) pukul 12.00 tadi mengingat ini merupakan hari libur pertama di momen Natal-Tahun Baru,” katanya.

Meski perusahaan mendukung arahan pemerintah untuk tetap di rumah saja, namun pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan tol yang tetap harus berpergian.

Untuk itu pihaknya memutuskan mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Medan – Binjai Seksi 1 (Tanjung Mulia – Marelan – Helvetia) Segmen Tanjung Mulia – Marelan sepanjang 4,2 km pada hari Rabu (23/12) dan ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 3 (Jantho – Indrapuri) sepanjang 16 km pada Kamis (24/12) tanpa pengenaan tarif.

“Setelah dilakukan Uji Laik Fungsi (ULF) pada masing-masing ruas tersebut akhirnya diputuskan untuk membuka jalur tersebut selama momen libur Natal-Tahun Baru sesuai arahan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melalui Surat Terkait Pelaksanaan Jalur Fungsional Jalan Tol pada Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021,” ujar Suroto.

Adapun kedua jalur fungsional tersebut akan dibuka sampai dengan hari Senin (4/1) pukul 18.00 WIB dengan masa operasional 24 jam pada ruas Medan – Binjai Seksi 1 (Tanjung Mulia – Marelan – Helvetia) dan masa operasional 12 jam pada ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 3 (Jantho – Indrapuri) dari pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.

“Meskipun belum dikenakan tarif, pengguna jalan tetap harus melakukan tapping kartu uang elektronik untuk dapat melintas di Seksi 3 (Jantho – Indrapuri) ini, jadi kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk mengecek kartu uang elektroniknya terlebih dahulu sebelum melintas,” kata Suroto.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!